5 Bahan Celana yang Cocok untuk Bayi


Salah satu kegiatan yang wajib dan harus dilakukan jelang pasangan baru menantikan kelahiran anak pertama tentunya adalah memilih pakaian bayi. Meski terdengar sepele dan mudah, namun kenyataan memilik jenis dan merek pakaian khususnya celana bayi tentu membutuhkan ketelitian. Selain kenyamanan, penggunaan bahan pada pakaian tentu akan memengaruhi kulit bayi.

Kulit pada bayi yang baru lahir masih sangat tipis, beberapa di antaranya bahkan bisa dilihat urat-urat halus yang biasanya tampak pada pergelangan tangan. Hal ini dikarenakan pertahanan pada kulit bayi yang baru lahir belum sempurna, kondisi ini tentu sangat rentan serangan kuman penyakit yang masuk melalui kulit tersebut.

Rekomendasi Bahan Celana Bayi

  1. Katun Lembut

Pakaian bayi yang dibuat dengan bahan 100 persen katun ringan dan halus ketika digunakan, sangat cocok digunakan. Bahan yang lembut membuat kulit bayi tidak menjadi iritasi hingga memunculkan ruam, selain itu bahan katun juga bisa menyerap keringat. Hal ini dikarenakan tumbuhan kapas yang membentuk bahan katun dikembangkan tanpa cairan kimia.

Pastikan orang tua memilih pakaian bayi dan anak yang berbahan dari kapas katun organik, tanaman ini tidak menggunakan cairan pembasmi hama, misalnya seperti pestisida. Inilah penyebab katun sangat aman dan nyaman ketika dipakaikan pada bayi.

  1. Voile

Perlu diketahui bahwa pada umumnya bahan ini dikenakan untuk hijab dan kerudung karena teksturnya yang sangat ringan dan tak membuat kulit kepanasan.  Voile merupakan bahan dengan tekstur semi tembus pandang yang menyerupai kain kasa, jika terkena kulit akan terasa lembut dan enteng.

Bagi orang tua yang ingin mencari dress untuk bayi dan anak, bahan voile sangat disarankan untuk dipilih. Bayi dan anak tidak akan dengan mudah merasa panas dan mengalami iritasi yang disebabkan gesekan antara kulit dan kain, selain itu pakaian dengan bahan ini bisa dipakai sepanjang hari.

  1. Minky

Bahan ini diklaim mampu menjaga kulit dari ruam dan iritasi, tetapi bahan jenis polyester ini sering digunakan untuk dijadikan beberapa produk, seperti selimut, baju hangat hingga boneka berbulu. Minky punya tekstur bahan yang lembut seperti bahan berbulu, namun bulu-bulu ini tidak mudah lepas sehingga sulit memicu alergi.

Beberapa produk bayi sudah menggunakan minky sebagai bahan, perlu diketahui bahwa bahan ini sangat cocok digunakan untuk bayi yang memiliki kulit sensitif. Memiliki tekstur lembut tidak mudah melukai kulit dan terkenal dengan kehangatannya.

  1. Fleece

Jika orang tua mencari pakaian yang hangat ketika dipakai bayi, bahan fleece menjadi jawabannya. Meskipun bahan wol merupakan bahan yang sangat ampuh untuk menghangatkan tubuh, tetapi tidak dapat menyerap keringat dan bahkan membuat bayi gatal-gatal. Fleece pada produk pakaian bayi biasanya memiliki pola rajut yang mirip dengan kain kasa.

Pola inilah yang membuat bayi tidak mengalami kegerahan ketika digunakan sebagai pakaian seperti baju dan celana bayi. Selain itu, bahan ini juga bisa dicuci dengan mesin cuci dan dapat kering dengan cepat.

  1. Rayon Bambu

Salah satu keunggulan yang dimiliki bahan ini adalah cocok digunakan bayi atau anak yang mengalami alergi. Rayon rambu terbuat dari selulosa yang berasal dari tanaman bambu, pada umumnya bahan kain yang satu ini lembut. Dibuat secara organik dan tidak menimbulkan alergi pada bayi, keunikan lain adalah bisa menyesuaikan dengan panas tubuh si kecil.

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *