Amankah Hamil saat Menyusui? Begini Penjelasannya


Dalam beberapa kasus, terdapat kejadian di mana ibu mengalami kehamilan saat masih menyusui bayinya. Lalu, apakah aman untuk melewati proses hamil saat menyusui? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan berikut!

Perlukah Menyapih untuk Hamil?

Kabar baik! Banyak sekali ibu yang mampu mengandung bayi tanpa harus menyapih anak. Lalu, apakah hal ini berbahaya? Tidak. Memang benar bahwa menyusui dapat menunda kembalinya kesuburan, terutama ketika frekuensi dan durasi menyusui tetap tinggi. Tetapi kebanyakan wanita tetap subur sepenuhnya saat masih menyusui sehingga tidak perlu menyapih anak.

Apakah Ada Cara untuk Mengembalikan Kesuburan saat Masa Menyusui?

Setiap pasangan memiliki tingkat kesuburan berbeda saat sedang menyusui. Tidak ada ambang batas tertentu dari intensitas menyusui yang dapat memprediksi kembalinya kesuburan. Perubahan frekuensi menyusui secara tiba-tiba, umumnya dapat mengembalikan kesuburan lebih cepat.

Akan tetapi, Anda dan buah hati juga harus siap untuk perubahan tersebut. Efeknya, tubuh Anda mungkin akan mencoba memberi jarak pada anak saat frekuensi menyusui berubah tiba-tiba.

Siklus Menstruasi Kembali, Apakah Itu Pertanda Subur?

Pertanyaan lain yang biasa ditanyakan mengenai hamil saat menyusui, yaitu kembalinya menstruasi sebagai pertanda kesuburan. Bila Anda memang mengalami siklus menstruasi yang teratur dan sebelumnya memang subur, kemungkinan Anda telah kembali pada siklus kesuburan yang normal.

Siklus yang panjang, pendek, atau tidak teratur dapat menjadi tanda jika Anda belum subur. Namun terkadang itu hanya cara tubuh bekerja. Akan sangat membantu jika Anda memiliki catatan tentang siklus menstruasi sebelum menyusui.

Bagaimana Cara Mengetahui Siklus Kesuburan Saya?

Jika ingin tahu lebih banyak tentang siklus kesuburan, Anda bisa mendapatkan wawasan menggunakan metode keluarga berencana sederhana. Di dalam bukunya, Toni Weschler, MPH, mencantumkan bab tentang grafik selama menyusui di dalam panduannya untuk mengendalikan kesuburan.

Bisakah Saya Hamil Sebelum Periode Pertama Saya?

Beberapa ibu yang beruntung dan sabar berhasil hamil saat menyusui. Jika masih belum menstruasi (amenorrhoeic), pantau kesuburan Anda pada peta keluarga berencana. Kesabaran adalah kuncinya karena periode amenore mungkin akan memakan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

Saya Pernah Memiliki Masalah Infertilitas, Haruskah Saya Menyapih Sebelum Perawatan?

Jika ingin hamil, langkah pertama adalah memetakan beberapa siklus atau mengurangi siklus menyusui untuk mengevaluasi status kesuburan. Jika belum siap untuk mencoba hamil saat menyusui, mungkin sebaiknya Anda berhati-hati karena kesuburan bisa kembali terjadi.

Meskipun tidak ada penelitian langsung, tidak ada alasan yang jelas untuk percaya bahwa perawatan kesuburan akan membahayakan ASI. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh obat tertentu terhadap menyusui, Anda bisa membaca buku Thomas Hale, seseorang yang ahli dalam obat dan ASI ibu.

Pengamatan klinis menunjukkan bahwa tidak ada alasan khusus mengkhawatirkan proses menyusui akan mempengaruhi kesuburan karena obat akan mengontrol siklus.

Apakah Aman untuk Terus Menyusui saat Hamil?

Menyusui diyakini tetap aman dilakukan bersamaan dengan kehamilan yang sehat. Banyak ibu yang berkonsultasi ke dokter selama kehamilan dan menyusui bayi baru lahir bersama-sama. Jika ingin hamil saat menyusui, memang seharusnya konsultasikan dulu ke dokter kandungan. Karena setiap ibu mungkin memiliki masalah yang berbeda-beda.

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *