Hal-Hal Penting yang Harus Diketahui Terkait Virus Corona


gejala virus corona

Dunia membuka dekade baru dengan tergopoh-gopoh. Setelah sempat diterjang isu meletusnya perang dunia ketiga—yang beruntungnya tidak terjadi—kini dunia dihadapi dengan “perang buta” menghadapi virus corona yang tidak terlihat wujud dan bentuknya.

Virus yang muncul dan merebak di Wuhan, Tiongkok, itu kini hampir membuat seluruh dunia kewalahan. Virus ini telah menjangkiti lebih dari 120.000 orang, dan membunuh 4.600 orang di seluruh dunia. Setelah Tiongkok, “mengunci diri”, kini negara-negara lain sudah dan siap menyusulnya. Terakhir yang memutuskan untuk lockdown adalah Italia. Negeri Pizza itu merupakan negara terdampak pandemi terbesar di dataran Eropa.

Akibat virus corona, yang menyebabkan penyakit bernama COVID-19, pariwisata lumpuh, sektor ekonomi pun mulai lesu, dan kondisi ini diyakini bisa membawa dampak global yang lebih besar, termasuk krisis.

Di Indonesia sendiri, sejak kasus pertama muncul di awal Maret lalu, saat ini per 15 Maret 2020 pukul 15.00 WIB telah tercatat 117 orang positif terjangkit virus corona. Di mana 5 orang telah meninggal dunia dan baru 8 orang yang dinyatakan sembuh dan terbebas dari pandemi tersebut.

Yang menyedihkan adalah, belum ada vaksin yang terbukti bisa menyembuhkan orang terjangkit. Pasalnya, virus corona ini merupakan sesuatu yang baru. Meski demikian, ada sejumlah langkah tertentu yang dapat menjadi acuan komunitas medis dunia untuk menangkal COVID-19.

Nah, sejak virus corona masuk ke Indonesia, pemberitaan amat masif dan gencar disiarkan. Masalahnya, banyak orang yang masih gagap dengan hal-hal menyangkut virus corona. Hal ini membuat sebagian besar informasi yang disiarkan tak dapat diterima dengan baik.

Oleh karenanya, di bawah ini ada semacam panduan mengenai hal-hal penting terkait virus corona agar informasinya tidak kabur dan bisa diterima dengan sebaik-baiknya. Berikut di antaranya:

  • Virus Corona: Keluarga besar virus penyebab penyakit pernapasan, termasuk flu biasa, Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Nama ini berasal dari bentuk virus, gumpalan berpaku yang menyerupai mahkota.
  • COVID-19: Penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2.
  • Endemi: Penyakit yang menyebar secara ajek pada suatu populasi.
  • Wabah (outbreak): Ledakan jumlah kasus penyakit di tempat dan waktu tertentu. Persebarannya lebih luas daripada endemi, misalnya hingga tingkat nasional.
  • Epidemi: Wabah transnasional, melanda satu kawasan.
  • Pandemi: Wabah yang tersebar di seluruh dunia secara bersamaan.
  • Containment: Pada fase awal wabah, negara sering membatasi pergerakan warga dengan larangan bepergian dan karantina. Strategi ini diharapkan bisa menghambat penyebaran penyakit.
  • Mitigasi: Selain mencegah penularan, pihak berwenang juga perlu menangani orang-orang terjangkit dengan menyiapkan rumah sakit khusus, mengelola logistik agar tak terjadi kelangkaan, dan lain-lain.
  • Mortality atau fatality rate: Persentase kematian terhadap jumlah kasus terkonfirmasi.
  • Isolasi: Pemisahan orang-orang terjangkit dan terduga terjangkit dari masyarakat luas, agar mereka lebih mudah dirawat serta tidak memperparah penyebaran wabah. Isolasi semestinya dilakukan di fasilitas kesehatan.
  • Karantina: Pembatasan pergerakan orang yang tampak sehat tetapi mungkin telah terpapar virus. Contohnya, para pelajar yang dievakuasi dari Wuhan dan ABK dari kapal pesiar  dikarantina di sebuah pulau selama 14 har. Proses ini berguna untuk memantau inkubasi virus.
  • Periode inkubasi: Rentang waktu antara infeksi dan munculnya gejala virus corona COVID-19. Para ahli menentukan sekitar 14 hari proses inkubasi.
  • Zoonosis: Transmisi penyebaran coronavirus dari hewan ke manusia. SARS berasal dari musang, dan MERS berasal dari unta, tetapi belum diketahui hewan apa yang menyebabkan wabah coronavirus saat ini. Terduga utama sejauh ini adalah trenggiling.

Kira-kira itulah beberapa hal penting yang wajib diketahui terkait virus corona. Sebab kata atau frase di atas kerap kali muncul di narasi-narasi berita. Dengan mengetahui dan memahami hal-hal di atas, kita dapat lebih awas setiap membaca perkembangan terbaru dari pandemi ini.

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *