Apa Saja yang Termasuk Gejala Kanker Tenggorokan?


Dibanding jenis kanker lainnya, kanker tenggorokan mungkin relatif jarang dibicarakan. Namun, sebetulnya kanker juga dapat berkembang pada tenggorokan. Dan tidak kalah berbahaya dibanding jenis kanker lain. 

Seperti halnya jenis kanker lain, gejala kanker tenggorokan juga tidak mudah dideteksi. Area tempat sel kanker dapat tumbuh pun cukup panjang, sebab tenggorokan memang merupakan saluran yang menghubungkan hidung dan paru-paru. Sehingga sel kanker dapat tumbuh di sepanjang saluran tersebut.

Sakit tenggorokan yang lama bisa menjadi salah satu gejala kanker tenggorokan

Tanda dan Gejala Kanker Tenggorokan

Sel kanker dapat tumbuh menyerang seluruh bagian tenggorokan, baik pada pita suara, faring, maupun amandel. Umumnya, sel kanker tumbuh pada sel datar di bagian dalam tenggorokan atau pada bagian kotak suara. 

Tulang lunak yang terletak pada bagian ujung tenggorokan juga dapat diserang oleh sel kanker. Ketika sel kanker tumbuh, gejala kanker tenggorokan dapat berkembang dengan cepat. Oleh sebab itu perlu segera ditangani. 

Nah, apa saja sebenarnya gejala kanker tenggorokan itu? Berikut ini beberapa gejala yang mungkin timbul.

Beberapa gejala kanker tenggorokan tersebut memang terdengar sangat umum, sehingga sangat mungkin merupakan gejala dari penyakit lain. Maka dari itu, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah tanda-tanda yang muncul memang merupakan gejala kanker tenggorokan. 

– Timbul rasa nyeri di tenggorokan.

– Rasa nyeri dapat terasa hingga ke bagian telinga.

– Sakit kepala juga dapat muncul.

– Suara dapat menjadi serak atau tidak keluar dengan jelas.

– Terjadi pembengkakan pada kelenjar limpa.

– Batuk terus-menerus, beberapa sampai berdarah.

– Kesulitan bernapas.

– Terjadi penurunan berat badan secara tiba-tiba.

– Sulit menelan.

– Muncul benjolan pada leher.

– Terasa ada yang mengganggu di tenggorokan, sehingga merasa harus selalu berdehem untuk membersihkan tenggorokan.

Mendeteksi kanker tenggorokan

Ketika pasien datang berkonsultasi kepada dokter dengan keluhan gejala seperti di atas, dokter akan menyarankan serangkaian pemeriksaan, antara lain:

– Pemeriksaan pencitraan

Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat bentuk serta ada atau tidaknya tumor pada tenggorokan. Jika memang ditemukan tumor, pemeriksaan ini juga dapat menunjukkan tingkat keparahan dan penyebarannya. 

Jenis pemeriksaan pencitraan yang umum direkomendasikan oleh dokter adalah rontgen, MRI, dan PET Scan

– Nasoendoskopi

Nasoendoskopi dilakukan dengan menggunakan alat khusus yang dilengkapi kamera kecil pada bagian ujungnya. Kamera tersebut terhubung dengan monitor. Pada gambar yang muncul di monitor, dokter dapat melihat kondisi bagian dalam tenggorokan pasien. 

Pemeriksaan nasoendoskopi ini juga dapat digunakan untuk mengambil sampel kecil dari tenggorokan atau biopsi. Bisa dengan memasukkan tabung kecil ke dalam mulut, hidung, atau membuat sayatan kecil pada tenggorokan. 

– Laringoskopi

Pasien juga mungkin akan disarankan untuk menjalani pemeriksaan laringoskopi. Pemeriksaan ini ditujukan untuk melihat keadaan kotak suara. Biasanya, dilakukan dengan menggunakan kaca pembesar khusus untuk memeriksa keadaan pita suara pasien. 

– Biopsi

Untuk memastikan kelainan pada tenggorokan memang merupakan sel kanker, biasanya dilakukan biopsi. Suatu tindakan untuk mengambil sampel jaringan, kemudian diperiksa di laboratorium. Biasanya, pemeriksaan dilakukan di laboratorium patologi anatomi. 

Biopsi dapat dilakukan dengan jalan pembedahan. Jadi, dokter akan mengambil sayatan kecil sampel jaringan setelah dilakukan pembedahan terlebih dahulu. Bisa juga dengan cara memasukkan jarum tipis ke dalam jaringan yang diduga sebagai tumor atau kanker. Lalu mengambil sampel jaringan tumor atau kanker tersebut. Teknik ini disebut dengan Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB). Pilihan lainnya, biopsi dilakukan saat proses nasoendoskopi atau laringoskopi. 

Seluruh pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan gejala yang dialami oleh pasien merupakan gejala kanker tenggorokan atau bukan. Jika memang terbukti kanker tenggorokan, dokter akan mengambil langkah lanjutan yang diperlukan.

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *