Lupa Minum Pil KB & Kaitannya dengan Risiko Kehamilan


Lupa Minum Pil KB & Kaitannya dengan Risiko Kehamilan

Banyak pasangan sengaja menunda kehamilan atau memberi jarak antara kelahiran anak pertama dan anak kedua. Salah satu cara yang paling populer untuk mengupayakan jarak kelahiran itu adalah dengan penggunaan pil KB. Namun, ada kalanya seseorang lupa minum pil KB. Lantas, apakah jika itu terjadi sekonyong-konyong bakal menyebabkan kehamilan? 

Yang harus dipahami pertama adalah, jenis kontrasepsi ini akan bekerja secara efisien apabila dikonsumsi secara rutin sesuai petunjuk. Namun, terdapat aturan yang cukup rumit bagi seseorang yang memilih pil KB. Seseorang diharuskan mengonsumsi pil KB dalam waktu yang sama setiap hari selama jangka waktu yang telah ditentukan. Nah, di sinilah masalahnya.

  • Cara Kerja Pil KB

Pil KB bekerja dengan meningkatkan kadar hormon dalam tubuh ibu, supaya kadarnya mirip seperti saat hamil, sehingga kehamilan bisa dicegah. Tentunya, pil memerlukan sejumlah waktu untuk mencapai kadar yang cukup stabil. Agar dapat mencegah kehamilan biasanya memerlukan waktu sekitar 7 hari. Hal ini berarti jika seseorang dalam 7 hari sebelumnya tidak mengonsumsi pil KB, ada kemungkinan yang lebih tinggi baginya untuk hamil.

Perlu diketahui bahwa saat seseorang lupa minum pil KB, maka akan membuka peluang ovarium untuk menghasilkan telur yang dapat dibuahi jika ada sperma yang masuk. Sehingga dapat dikatakan bahwa risiko terbesar lupa minum pil KB adalah telur dapat dibuahi jika seseorang telah melakukan hubungan intim. Ini karena, pil KB hanya dapat bekerja efektif jika dikonsumsi secara teratur dengan jarak minum yang sama antara satu pil ke pil berikutnya.

Masalah kehamilan akibat kelalaian dalam mengonsumsi pil bisa terjadi sekitar 1-2 % dalam setahun. Pada dasarnya risiko kegagalan kontrasepsi akibat dari ketidakteraturan seseorang dalam minum pil KB bergantung pada jumlah pil yang diminum dan kapan mereka lupa mengonsumsinya. 

Secara umum ketika seseorang lalai minum pil KB hingga lebih dari 7 hari, maka tubuh mereka akan kembali pada kondisi semula. Pil KB bekerja dengan mencegah ovarium melepas telur menuju rahim. Dengan kembalinya sistem pada reproduksi, maka telur yang sebelumnya tertahan akan lepas dan mencapai rahim sebagaimana mestinya. Inilah yang kemudian menyebabkan wanita yang lupa minum pil KB dalam kurun waktu lebih dari 7 hari akan mudah hamil.

Hal ini bisa diantisipasi menggunakan kontrasepsi darurat, yang dapat berupa pil KB dosis tinggi atau pemasangan KB spiral. Efektivitas kontrasepsi darurat paling besar jika diberikan dalam waktu 3 hari pascahubungan. Kunjungi dokter atau ahli kandungan untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. Jika dalam 7 hari sebelumnya pil KB diminum secara teratur, penanganannya adalah sebagai berikut:

  • Lupa minum 1 hari: Minum 1 pil segera saat ingat, minum 1 pil lagi sesuai jadwal minum (bisa berarti minum 2 pil dalam sehari), lanjutkan minum 1 pil sesuai jadwal di hari berikutnya dan seterusnya.
  • Lupa minum 2 hari: Minum 2 pil sesuai jadwal untuk 2 hari pertama, lanjutkan minum 1 pil per hari seperti biasa.

Jika Anda lupa minum pil KB saat awal siklus haid berlangsung, segera konsultasikan ke dokter kandungan. Apakah Anda bisa mengejar dengan ritual pil KB yang baru atau memerlukan kontrasepsi jenis lain, misal suntik KB 1 bulan.Untuk mencegah lupa minum pil KB, seseorang dapat mengakalinya dengan menyimpan atau menaruh pil KB di tempat yang mudah terlihat. Seseorang juga bisa memberi tanda pada kalender pribadi sebagai semacam reminder. Jika perlu, seseorang dapat membuat catatan kecil agar selalu meminumnya secara rutin.

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *