Masalah Yang Ditakuti Ketika Perawatan Veneer Gigi


Veneer gigi tentu saja dapat memperbaiki masalah yang berkaitan dengan warna, panjang, ukuran dan bentuk gigi Anda saat dibuat dan dipasang dengan benar. Tetapi, seperti prosedur medis atau gigi lainnya, kadang-kadang masalah dapat terjadi ketika Anda tengah dalam perawatan veneer gigi tersebut.

Berikut pertanyaan mengenai masalah yang dapat terjadi dan ditakuti kebanyakan orang setelah melakukan perawatan veneer gigi: 

Apakah veneer dapat lepas?

Hal ini menjadi salah satu pertanyaan yang banyak ditanyakan pada beberapa orang sebelum mereka melakukan perawatan veneer gigi. Masalah yang juga dikenal sebagai “decementation” atau “detachment“, dapat terjadi hanya dan secara eksklusif jika sementasi veneer pada permukaan gigi Anda tidak dilakukan dengan benar.

Daya tahan 

Anda harus selalu ingat bahwa aplikasi veneer gigi palsu dapat dilakukan lebih dari satu kali selama hidup Anda.

Pada umumnya, veneer memiliki daya tahan yang sangat lama, yaitu sekitar 10 tahun. Tetapi, perlu Anda ingat daya tahan veneer juga tergantung pada kebersihan gigi dan kebiasaan diet Anda, seperti konsumsi makanan dan minuman serta pada perawatan yang tepat. Bagaimanapun juga, setelah sekitar 10 tahun, Anda harus mengunjungi dokter gigi untuk penggantian veneer

Dapatkah veneer pecah? 

Kekuatan veneer gigi Anda sangat bergantung pada gaya hidup yang Anda jalani.

Biasanya veneer – baik direct atau indirect – dirancang untuk memberikan dukungan optimal pada rangsangan normal (contoh yang jelas adalah ketika Anda mengunyah makanan). Namun, ada beberapa hal yang dapat menyebabkan veneer pecah. Yaitu bruxism, kecenderungan untuk mengunyah pensil atau menggigit kuku, kebiasaan menggigit makanan yang sangat keras (misalnya, es, cangkang kepiting dll). Hal tersebut dapat menyebabkan patahnya bahan veneer gigi Anda.

.

Warna

Warna akhir dari pemasangan veneer gigi tergantung pada berbagai faktor. Warna veneer, warna gigi di bawahnya, dan warna bahan ikatan lainnya menentukan seperti apa bentuk veneer gigi setelah dokter gigi memasangnya. Beberapa veneer gigi mungkin mengalami perubahan warna atau mungkin munculnya noda di sepanjang tepinya karena masalah seperti adanya uap air ketika dokter gigi menyegel veneer. 

Sayangnya, dokter gigi tidak dapat mengubah atau memperbaiki warna veneer gigi setelah dipasang.

Selain itu, biasanya kekhawatiran dan kekecewaan yang umum terjadi ketika Anda menjalani perawatan veneer gigi antara lain, karena:

  • Warna yang salah
  • Kecocokan yang tidak sesuai
  • Pekerjaan teknis yang kurang baik dalam pembuatan veneer
  • Teknik yang tidak memadai oleh dokter gigi

Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dalam perawatan veneer gigi, Anda harus memastikan bahwa dokter gigi Anda memiliki pengetahuan yang baik mengenai veneer serta teknisi yang terampil dalam pemasangan veneer gigi.

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *